Kamis, 17 Juni 2010

Ronaldo, Pesepakbola Paling Tenar di Google

Ronaldo, Pesepakbola Paling Tenar di Google
Nama Ronaldo berhasil mengalahkan Kaka, Rooney, Messi, dan Sneijder.
Sabtu, 12 Juni 2010, 13:32 WIB
Zika Zakiya
Cristiano Ronaldo (kanan) (AP Photo/Armando Franca)

VIVAnews - Ajang Piala Dunia 2010 menjadi satu lagi ajang pengakuan untuk Winger Portugal Cristiano Ronaldo. Ia dinobatkan sebagai pemain yang paling sering dicari di mesin pencari Google.

Seperti dilansir Tech Wack, Sabtu 12 Juni 2010, nama Ronaldo berhasil mengalahkan Ricardo Kaka, Wayne Rooney, Lionel Messi, dan Wesley Snijder. Yang dicari para pengguna juga bukan cuma kegiatan Ronaldo selama di Afrika Selatan. Tapi juga soal kehidupan bintang andalan Real Madrid itu di luar lapangan.

Sorotan untuk CR9 -julukan Ronaldo- diperkirakan akan bertambah saat Portugal melakoni laga perdana Piala Dunia 2010 melawan Pantai Gading pada 15 Juni mendatang.

Kedua negara ini tergabung dalam grup terberat di Piala Dunia 2010 yakni Grup G. Di situ, selain Portugal dan Pantai Gading hadir pula Brasil dan Korea Utara. Brasil sudah tentu jadi favorit menjadi juara grup. Nah, untuk pendamping tim Samba melaju ke babak 16 besar masih diperebutkan Pantai Gading dan Portugal.

Sebagai pemain tertenar dan termahal saat ini --ia dibeli Madrid sebesar Rp 1,3 Triliun-- tentu jadi kebanggan untuk CR9 bisa membawa negaranya lolos ke fase tertinggi di Piala Dunia kali ini.

• VIVAnews
Profil
Lima kali juara dunia. Fakta ini sebenarnya cukup untuk menjelaskan bagaimana dominannya Brasil di lapangan sepakbola. Tidak ada satu negara lain yang mampu menyaingi prestasi Tim Samba. Yang paling dekat adalah Italia dengan koleksi empat gelar juara dunia. Brasil juga merupakan satu-satunya negara yang tak pernah gagal masuk ke putaran final. Selain itu Selecao, julukan Brasil, selalu menjadi unggulan tiap kali turnamen empat tahunan ini digelar. 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002 adalah tahun di mana Brasil tampil sebagai juara dunia. Secara total mereka tujuh kali lolos ke partai final. Dua kegagalan menjadi yang terbaik, terjadi di tahun 1950 dan 1998. Sepakbola sudah menjadi semacam 'agama' di Brasil. Mereka disebut ' o pais do futebol' atau negara sepakbola. Lebih dari 10 ribu orang Brasil menjadi pemain professional di dalam atau di luar negeri. Mantan pemain yang paling terkenal siapa lagi kalau bukan Edson Arantes do Nascimento alias Pele. Pele adalah satu-satunya pemain yang mampu memenangi tiga Piala Dunia. Dia pula lah yang menjadikan kostum no. 10 menjadi sesuatu yang istimewa. Ada lelucon yang menyebutkan kalau kehebatan Brasil di arena sepakbola adalah berkat campur tangan Inggris. Di tahun 1870 seorang Inggris bernama John Miller mendarat di Brasil bersama tiga ribu imigran lainnya. Mereka bekerja membangun rel kereta api di Sao Paulo. Pada 1884, Miller mengirim balik anaknya Charles William untuk sekolah di Southampton, Inggris. William ternyata menjadi atlet yang sangat berbakat dan terpilih masuk tim Southampton Club. Pada 1892 saat William masih di Inggris, ia diundang untuk main di satu partai Corinthians yang mengundang pemain-pemain dari beberapa sekolah dan universitas. William membawa serta buku-buku peraturan sepakbola dan beberapa perlengkapan bermain bola yang belum ada di Brasil. Dan selanjutnya, Miller mengembangkan peraturan tersebut di komunitas sepakbola Brasil. Sepakbola Brasil pun berkembang sejak saat itu.

Road to Africa
Brasil lolos ke putaran final dengan memuncaki klasemen akhir zona Amerika Latin. Rekor mereka adalah sembilan kali menang, tujuh kali imbang dan dua kali kalah. Tim Samba sudah memastikan diri lolos ketika masih ada tiga pertandingan yang belum dimainkan. Total poin mereka, 34, tak terkejar oleh rival mereka sampai partai ke-18.

Fakta Singkat
Julukan: Selecao, Canarinho
Pelatih: Dunga
Partisipasi: 18
Prestasi terbaik: Juara 1958, 1962, 1970, 1994, 2002

Minggu, 13 Juni 2010

Park Ji-sung Langsung Bidik Argentina

Minggu, 13 Juni 2010, 03:13 WIB
Park Ji-sung Langsung Bidik Argentina
Irvan Beka, Toto Pribadi
Park Ji-sung (AP Photo/ Lee Jin-man)

VIVAnews - Park Ji-sung langsung membidik Argentina usai mengatarkan Korea Selatan membungkam Yunani 2-0. Duel kontra Argentina akan menjadi duel penentuan di Grup B bagi gelandang Manchester United ini.

Setelah Korsel meraup tiga poin, Argentina juga menuai poin yang sama usai menang tipis atas Nigeria 1-0. Pemenang laga ini dipastikan akan melaju ke babak berikutnya di Afrika Selatan.

"Argentina tentu menjadi tim terkuat di grup kami dan orang mengatakan mereka seharusnya ke final. Mereka punya banyak pemain top internasional," ujar Park Ji-sung seperti dilansir Goal.

"Sebelum Piala Dunia, kami bermain di laga persahabatan lawan Spanyol dan kami berpikir mengenai Argentina dengan bermain seperti di pertandingan itu," beber Park Ji-sung.

Park Ji-sung dinobatkan sebagai Man of the Match di laga kontra Yunani. Kepemimpinan gelandang Manchester United ini mampu memberikan pengaruh pada permainan tim besutan Huh Jung-moo.

• VIVAnews

Robert Green Dimusuhi 50 Juta Orang

Minggu, 13 Juni 2010, 08:22 WIB
Robert Green Dimusuhi 50 Juta Orang
Zika Zakiya
Robert Green (AP Photo/Michael Sohn)

VIVAnews - Kiper Inggris Robert Green menjadi bulan-bulanan setelah melakukan blunder dalam penyisihan Grup C Piala Dunia, Sabtu 12 Juni 2010 (Minggu dini hari WIB).

Bola tendangan Clint Dempsey yang sudah ditangkap Green malah mencelos masuk ke jala Inggris. Itu membuat kedudukan imbang 1-1 setelah sebelumnya Inggris unggul sejak menit keempat lewat Steven Gerrard.

Sadar akan kesalahannya, Green pun mengakui dosanya pada publik. "Saya yakin ada 50 juta orang yang kecewa padaku. Tapi saya akan kembali, kerja keras, dan tidak akan berpengaruh apa pun padaku," kata Green dikutip dari BBC Sport pasca laga yang berlangsung di Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg.

Namun Green mengindikasikan enggan disalahkan. Sebab, kata Green, siapa pun bisa berbuat salah dalam sepakbola.

"Kadang striker bisa meleset, kadang kiper berbuat salah. Itulah sepakbola," ujar kiper West Ham United ini.

Pembelaan diri ini ikut dilakukan oleh Kapten tim Gerrard. Pemain Liverpool ini lebih menegaskan hasil akhir yang tidak berakhir kalah buat The Three Lions. "Yang penting dalam pembukaan kami tidak kehilangan angka."

Meski demikian ini tidak menutup kesalahan Green dalam menjaga jala The Union Jack --julukan lain Inggris. Apalagi dalam rekam jejaknya, Green pernah melakukan blunder saat melawan Belarusia di tahun 2006.

Saat itu Green meleset ketika melakukan goal kick dan membuat Belarusia bisa menyamakan kedudukan. Bahkan menurut Opta statistics kiper 30 tahun ini membuat kesalahan yang menjurus pada kecolongan gol lebih banyak dibanding pemain lain musim kompetisi lalu.

• VIVAnews

Kamis, 10 Juni 2010

Kaka Cium Mesra Bola Kontroversial

Piala Dunia
Kaka Cium Mesra Bola Kontroversial
Penyerang Brasil ini mati-matian membela Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010.
Sabtu, 5 Juni 2010, 11:56 WIB
Toto Pribadi, Harriska Farida Adiati
Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010 (AP Photo/Denis Farrell)

VIVAnews - Pebola Brasil Ricardo Kaka, mencium Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010 dengan mesranya. Padahal rekan-rekan satu timnya menghujani Jabulani dengan kritik dan kecaman karena kualitas bola yang dianggap rendah.

Kaka yang menjadi model iklan Jabulani, tiba-tiba saja mendapat "lemparan" bola itu dari seorang reporter ketika konferensi pers tim Brasil tengah berlangsung, Jumat, 4 Juni 2010. Kaka pun menerima bola itu dan mengecupnya di hadapan puluhan kamera wartawan.

"Saya tidak akan mengritik bola Piala Dunia ini," kata playmaker Real Madrid berusia 28 tahun ini, seperti dikutip Eurosport.

"Semua hal baru, teknologi baru, menciptakan kesan yang berbeda. Awalnya, opini memang sangat menentukan, tetapi siapa yang tahu kalau opini itu bisa berubah saat Piala Dunia berlangsung," lanjutnya.

"Piala Dunia memiliki kekuatan besar, jadi semua kontroversi seputar bola ini muncul di pekan pertama. Tapi, sekarang tiap orang telah beradaptasi dengan bola ini," kata Kaka.

Performa Jabulani memang menuai kritikan. Bahkan rekan Kaka di tim nasional Brasil, kiper Julio Cesar, menyebut Jabulani menyerupai bola yang dijual di supermarket.

Kecaman itu dilontarkan Cesar usai berlatih menggunakan Jabulani untuk pertama kalinya. Sedangkan penyerang Luis Fabiano menyebut Jabulani memiliki kekuatan "supernatural" karena bisa berbelok dan berputar di udara.

Sang pelatih Carlos Dunga juga merasa terganggu saat sekretaris jenderal FIFA, Jerome Valcke, menganggap keluhan tim Brasil merupakan taktik mereka untuk dijadikan alasan kalau nanti tim Samba kalah.

Kaka mengatakan tim Brasil sudah terbiasa dengan bola itu. "Saya lihat Luis Fabiano mengecup bola itu dan Julio Cesar memeluknya," kata Kaka sembari tersenyum. (kd)

• VIVAnews
Profil
Piala Dunia 2010 akan menjadi kesempatan terakhir bagi generasi emas Inggris untuk bisa mencicipi nikmatnya menjadi juara dunia. David Beckham, John Terry, Frank Lampard, Rio Ferdinand dan Gary Neville tampaknya sudah terlalu tua untuk bisa tampil di Piala Dunia 2014. Diperkuat sederet pemain matang tadi, para pendukung Inggris memang wajar jika berharap timnya bisa sukses. Apalagi, urusan strategi kini dipegang oleh pelatih bertangan dingin yang telah sukses di klub besar mana pun yang dia pegang, Fabio Capello. Para pemain menyebut keistimewaan Capello adalah caranya membangkitkan motivasi tiap kali mereka bertanding. Trauma kegagalan berkepanjangan di arena internasional bisa perlahan dihapus oleh pendekatan yang dilakukan Don Fabio. Inggris punya sederet pemain jempolan di lini depan dan tengah. Sebut saja ada Wayne Rooney, Jermain Defoe, Theo Walcott, David Beckham, Frank Lampard serta Steven Gerrard. Sayang di lini pertahanan, defender Inggris kerap kikuk menghadapi lawan yang agresif. Belum lagi kesulitan Capello untuk mendapatkan kiper yang benar-benar bisa diandalkan. Untuk lolos ke 16 besar rasanya bukan perkara sulit. Saingan terberat hanya datang dari Amerika Serikat. Dua tim lainnya yakni Slovenia dan Aljazair tampaknya hanya akan jadi penggembira.

Road to Africa
Menyusul kegagalan mereka lolos ke putaran final Piala Eropa 2008, Inggris langsung bangkit dengan penampilan yang meyakinkan di Grup 6 zona Eropa. Mereka menang sembilan kali dari sepuluh partai. Dengan 27 poin, mereka unggul jauh dari Ukraina yang ada di posisi kedua dengan 21 poin. Satu-satunya kekalahan Inggris di kualifikasi datang dari Ukraina saat Lampard dan kawan-kawan sudah memastikan diri lolos.

Fakta Singkat
Julukan: The Three Lions
Pelatih: Fabio Capello
Partisipasi: 12 kali
Prestasi terbaik: Juara 1966

Ronaldo: Saya Tak Bisa Berikan Keajaiban

Ronaldo: Saya Tak Bisa Berikan Keajaiban
C Ronaldo menegaskan dirinya tak bisa sendirian membawa Portugal menuai sukses di PD
Rabu, 26 Mei 2010, 21:45 WIB
Suwarjono
Ronaldo yang Terbaik (AP Photo/PA, Martin Rickett)

VIVAnews - Cristiano Ronaldo menilai Portugal bukanlah salah satu unggulan untuk bisa menjadi juara di Piala Dunia 2010. Menurut pemain Real Madrid itu, materi pemain Portugal kurang mumpuni.

"Tidak cukup hanya memiliki dua atau tiga pemain top saja untuk bisa juara. Untuk sebuah tim bisa memenangi Piala Dunia, Anda tidak harus memiliki 11 pemain bagus, tapi tujuh atau delapan yang memiliki standar yang sangat bagus," katanya di situs FIFA, Rabu (26/5).

"Dengan begitu, Anda bisa bermimpi untuk memenangi Piala Dunia," lanjutnya.

Selain itu, Ronaldo juga menegaskan ia tak bisa sendirian membuat Portugal bisa mencuri perhatian tim lain.

"Saya tak bisa bermain sendirian dan saya tak bisa memberikan keajaiban. Jika saya dan tim menunjukkan performa yang bagus, saya rasa kami bisa melangkah jauh. Skuad ini memiliki semangat tim yang bagus," tandasnya.

Mengenai anggapan Portugal sebagai salah satu kandidat kuat juara di Afrika Selatan, Ronaldo tak sependapat.

"Portugal bukanlah salah satu tim favorit. Tim lain juga ingin menang. Portugal belum pernah memenangi turnamen besar seperti ini," ungkap Ronaldo.

Sumber: goal.com

• VIVAnews