Minggu, 25 Oktober 2009
Torres Jadi Keputusan Benitez Paling Tepat
Fernando Torres (merah) dan Paul Scholes (AP Photo/Tim Hales)
BERITA TERKAIT
10 Pemain Liverpool Taklukkan 10 Pemain MU
Liverpudlian Bukan Ganjalan bagi Owen
Fan Jahil The Reds Minta Maaf
Benitez Masih Dibela Anak Buahnya
Benitez Masih Dibela Anak Buahnya
web tools
VIVAnews - Fernando Torres nyaris saja tidak diturunkan Rafael Benitez dalam pertandingan melawan Manchester United. Namun manajer Liverpool itu memutuskan di saat-saat akhir kalau Torres akan jadi starter di big match tersebut.
Tak salah rupanya kepercayaan Benitez. Sebab Torres jadi satu dari dua pencetak gol kemenangan The Reds atas MU. Liverpool unggul 2-0 pada Minggu 25 Oktober 2009 di Anfield.
"Pagi sebelum pertandingan saya memutuskan kalau ia (Torres) akan dilibatkan. Tapi saya butuh keyakinan tambahan kalau ia siap bermain. Untungnya saya berbicara langsung dengan Torres dan yakin kalau ia sudah siap," cerita Rafa pada situs resmi FIFA.
Torres memang baru 80 persen pulih pasca cedera. Ia dan Steven Gerrard dipastikan absen dalam beberapa pertandingan. Keduanya juga tidak diikutsertakan dalam sesi latihan.
Namun Rafa mengambil langkah nekat menurunkan Torres. Sesuatu yang sampai kini diakuinya sebagai salah satu keputusan tersulit.
"Torres tidak ikut berlatih, sama seperti Gerrard. Tapi setelah berbicara dengannya, saya malah lebih yakin memulai pertandingan dengan dirinya (Torres)," tambah manajer yang terancam dipecat itu.
Kemenangan ini tentu menjadi kabar gembira di tengah situasi The Reds yang tengah kacau. Di liga domestik mereka terpuruk di papan bawah karena empat kekalahan. Sama seperti di Liga Champions, di mana The Reds dipermalukan Olympique Lyonnais 1-2.
Ini sempat membuat nama Rafa jadi kandidat terkuat digeser dari Anfield. Namun para fans The Reds malah lebih memilih agar duo pemilik George Gillet dan Tom Hicks saja yang disingkirkan.
"Saya sangat puas dengan klub, pemain, dan para staf. Kami butuh kemenangan ini untuk mengubah keberuntungan," kata Rafa lagi.
Nesta Selamatkan Wajah Milan
| Nesta Selamatkan Wajah MilanZika Zakiya Alessandro Nesta BERITA TERKAIT Keunggulan Milan dari Inter dan Juventus 'Kaka Pasti Menyesal Tinggalkan Milan' Kepuasan Milan di Tengah Masa Sulit Kala Putin, Berlusconi & Erdogan Bicara Bola Pirlo: Kemenangan di Madrid Titik Balik Milan web tools VIVAnews - AC Milan sukses mengalahkan 2-1 Chievo di pekan ke sembilan Serie A, Minggu 25 Oktober 2009 (Senin dini hari WIB). Milan tertinggal lebih dulu di menit ketujuh babak pertama oleh Giampiero Pinzi. Sedangkan gol balasan Milan baru terjadi di menit 81 dan 90 oleh Alessandro Nesta Bertanding di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Milan dikejutkan dengan gol cepat tuan rumah. Andrea Mantovani memberi umpan pada Sergio Pellissier dan kemudian diselesaikan Pinzi. Kiper Dida tak punya kesempatan untuk menangkis serangan. Bola pun mendarat di kiri bawah gawang. Ketinggalan satu gol membuat pasukan Milan mulai meningkatkan serangan. Sayangnya di paruh pertama tercatat hanya ada satu peluang emas yang diraih Rossonero. Yakni di menit 15 melalui kerjasama cantik antara Andrea Pirlo, Klaas Jan Huntelaar, dan Clarence Seedorf. Eksekusi akhir gagal dijalankan Seedorf. Bukannya bersarang ke jala tuan rumah, si kulit bundar malah masuk ke depakan kiper Stefano Sorrentino. Masuk babak kedua, Milan masih belum bisa menembus pertahanan Chievo. Padahal ada beberapa peluang emas yang tercipta termasuk dari Pato dan Ronaldinho. Di menit 53, Ronaldinho memiliki peluang terbaik ketika sudah berada di depan gawang. Namun bola masih bisa diatas kiper Chievo, Sorrentino. Milan baru bisa menciptakan gol ketika di menit 81. Gol terjadi akibat kemelut di depan gawang Chievo. Saat itu bola datang dari hasil tendangan bebas Pirlo yang disambut Pato. Tapi bola malah berakhir ke depan Alessandro Nesta yang langsung menyundul si kulit bundar. Masuk masa Injury time, Nesta kembali jadi pahlawan. Ia kembali memanfaatkan kemelut di depan jala, dan memasukkan gol kemenangan Milan. Skuad kedua tim Milan: Dida, Oddo, Antonini, Thiago Silva, Nesta, Pirlo, Seedorf, Flamini, Pato, Ronaldinho, Huntelaar; Subs: Inzaghi, Zambrotta, Favalli, Roma, Borriello Chievo: Sorrentino, Frey, Mantovani, Mandelli, Morero, Iori, Luciano, Pinzi, Marcolini, Bogdani, Pellissier; Subs: Gasparetto, Sardo, Bentivoglio, Granoche, Scardina |
Barca Ceploskan Setengah Lusin Gol
Pemain Barcelona (AP Photo/Manu Fernandez)
BERITA TERKAIT
Mengembalikan Keangkeran Camp Nou
Messi Juga Bisa Bermain Jelek
Iniesta: Tak Ada Krisis di Barcelona
Liverpool: Barca Tak Pernah Tawar Mascherano
Begiristain: Berita Robinho ke Barca, Bohong
web tools
VIVAnews - Barcelona membantai Real Zaragoza 6-1 dalam lanjutan La Liga, Minggu 25 Oktrober 2009.
Bertanding di Nou Camp, pesta gol Barca dibuka oleh Hattrick Seydou Keita, Zlatan Ibrahimovic ('29 dan '56), serta Lionel Messi di menit 80. Satu-satunya gol hiburan Zaragoza diciptakan Jorge Lopes di menit 71.
Gol pertama Barca terjadi setelah duet Andres Iniesta dan Lionel Messi mampu membuahkan tendangan penjuru. Ini tidak disia-siakan Seydou Keita yang menceploskan gol pertama malam itu.
Berselang empat menit, gantian Ibra yang menunjukkan tajinya. Pemain asal Swedia itu menciptakan gol indah yang bersarang ke pojok jala Zaragoza.
Dua gol dalam waktu lima menit rupanya belum cukup buat Barca. Hasilnya di menit, juara musim lalu itu menciptakan gol ketiga. Kali ini kembali berasal dari Keita. Pemain asal Mali itu mampu memanfaatkan bola dari kaki Messi yang gagal dalam usahanya mencetak angka.
Di babak kedua, Ibra tidak mau kalah dengan Keita. Ia pun mencetak gol kedua di menit 56. Untuk gol kali ini, Ibra wajib berterima kasih pada Iniesta. Sebab berkat tusukan Iniesta dari sisi kiri-lah, Ibra bisa menceploskan gol itu.
Sisa pertandingan berjalan timpang untuk keunggulan Barca. Di mana para pemain Zaragoza hanya bisa mengantisipasi serangan, namun tak mampu mencegah masuknya bola ke jala mereka. Bahkan Keita bisa menambah golnya di menit 86.
Belum lagi satu gol tambahan dari Messi di menit 80 juga menambah derita pasukan Marcelino García Toral itu.
Zaragoza: Carrizo, Paredes, Pavon, Amo, Pulido, Aguilar, Gabi, Lopez, Herrera, Pennant, Arizmendi, Babic, Lopez Vallejo, Lafita, Songo'o, Ewerthon, Laguardia, Borque
Barcelona: Valdes, Maxwell, Chygrynskiy, Pique, Puyol, Busquets, Keita, Xavi, Iniesta, Messi, Ibrahimovic, Marquez, Abidal, Pinto, Yaya Toure, Suarez, Bojan, Pedro
Minggu, 18 Oktober 2009
Jakarta Good Food Guide
2008 - 2009
The Jakarta Good Food Guide (JGFG), yang pertama kali diluncurkan tahun 2001, adalah buku panduan restoran pertama di Indonesia yang independen. Ia tidak disponsori restoran dan hotel di Jakarta. Penulisnya selalu membayar penuh di setiap restoran yang ia kunjungi dan tak pernah memberi tahu kedatangannya kepada pihak restoran.
JGFG diawali dengan frustrasi penulisnya atas tidak adanya panduan makanan di Jakarta yang independen, komprehensif dan deskriptif. Melalui semacam “peta kuliner”, JGFGingin menjadi jendela ke dalam sosiologi kota Jakarta. Pada 2002, ia memenangi penghargaan “Editorial Merit” dalam International Graphic Design Award ke-10 Majalah HOW USA dan juga dimuat sebagai salah satu “Penerbitan Kelas Dunia” dalam koleksi National Library of Australia.
Penulisnya, Laksmi Pamuntjak, pernah diundang menjadi juri dalam kompetisi kuliner internasional seperti World Gourmet Summit dan tampil sebagai co-host dalam program TV Kulinaria (TV 7) bersama William Wongso. Laksmi juga seorang penyair dan penulis fiksi dan non-fiksi (www.laksmipamuntjak.com).
Cari Restoran
* Pilihan Laksmi
Portugal dan Indonesia Melesat Naik
|
VIVAnews - Otoritas Sepakbola Dunia (FIFA) kembali merilis peringkat negara-negara di dunia, Jumat 16 Oktober 2009. Brasil masih belum tergoyahkan di puncak dengan meraih 1.632 poin.
Disusul berturut-turut oleh Spanyol (1.629) dan Belanda (1.340) di posisi 2 dan 3. Namun yang paling mencengangkan adalah peringkat Portugal yang melesat tujuh peringkat ke rangking 10.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan secara keseluruhan memiliki 1.042 poin. Selama Kualifikasi Piala Dunia 2010, Portugal berhasil menuai 162 poin tambahan yang membuat mereka masuk ke 10 besar.
Malang bagi Rusia dan Jerman yang turun peringkat. Tim Beruang Merah terlempar dari 10 besar dan mendarat di peringkat 12. Sedangkan Tim Panser cuma terpeleset satu peringkat ke posisi 5 dari sebelumnya rangking 4.
Kabar gembira datang buat tim Indonesia yang juga mengalami peningkatan posisi dari 133 ke 129. Meski poin yang diraih Tim Merah Putih tidak berubah: 201, ini menjadi pelecut tersendiri bagi Ponaryo Astaman cs yang sebentar lagi akan menjalani pelatnas Pra Piala Asia 2011.
Peringkat 10 Besar FIFA per 16 Oktober 2009
1. Brasil 1.632 poin
2. Spanyol 1.629
3. Belanda 1.340
4. Italia 1.215
5. Jerman 1.161
6. Argentina 1.103
7. Inggris 1.101
8. Kroasia 1.087
9. Prancis 1.049
10. Portugal 1.042
Tekuk Valladolid, Madrid Gusur Barca Marco Tampubolon
|
VIVAnews - Real Madrid kembali memetik kemenangan saat tampil di kandangnya, Santiago Bernabeu. Pada lanjutan La Liga, Minggu, 18 Oktober 2009, Madrid mengalahkan tim papan bawah Real Valladolid 4-2.
Santiago Bernabeu harus kehilangan pemain termahal di dunia, Cristiano Ronaldo saat Madrid menjamu Valladolid. Ronaldo absen karena cedera usai membela Portugal di kualifikasi Piala Dunia 2010.
Namun tanpa Ronaldo Bernabeu ternyata masih bisa bergemuruh. Striker veteran Raul Gonzales berhasil memaksa pendukung Madrid untuk bangkit dari kursinya usai mencetak gol pada menit ke-14.
Ketajaman Raul kembali menuai sorak-sorai empat menit kemudian. Berawal dari sebuah sepak pojok, pemain Spanyol itu berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.
Pada menit ke-29, tim tamu berhasil memperkecil kekalahan menjadi 2-1 lewat gol Nauzet Alemán. Namun di menit ke-45, Madrid kembali memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat gol bek sayap, Marcelo.
Di awal babak kedua, Valladolid kembali tampil menekan. Bahkan pada menit ke-53, tim tamu berhasil mempersempit jarak menjadi 3-2 lewat gol yang dicetak Marquitos.
Namun pertandingan harus berakhir dengan skor 4-2 setelah Gonzalo Higuaín berhasil mencetak gol pada menit ke-79. Higuain masuk menggantikan Karim Benzema pada menit ke-72.
Berkat kemenangan ini, Madrid untuk sementara menggusur Barcelona dari puncak klasemen dengan koleksi 18 poin dari 7 laga. Barca yang tidak lama lagi akan berhadapan dengan Valencia kalah dalam selisih gol.
Susunan Pemain
Real Madrid
1 Iker Casillas (G), 8 Raúl Albiol, 3 Pepe, 12 Marcelo, 4 Sergio Ramos, 10 Lassana Diarra, 22 Xabi Alonso, 11 Karim Benzema/Gonzalo Hiquain (72'), 7 Raúl/Royston Drenthe (82'), 23 Rafael Van der Vaart/Kaka (72'), 24 Esteban Granero, Valladolid
Valladolid
25 Jacobo(G), 4 Nivaldo, 17 Luis Prieto, 24 César Arzo, 16 Pedro López, 10 Borja/Pele (79'), 18 Alvaro Rubio, 22 Diego Da Silva Costa, 14 Hector Font/Alberto Bueno (77'), 23 Marquitos/Manucho (58'), 7 Nauzet Alemán
Hasil Pertandingan Lainnya :
Deportivo La Coruña vs Sevilla FC : 1-0
• VIVAnews