Sabtu, 25 Desember 2010

Saat Warga Malaysia Jagokan Indonesia

Piala AFF 2010
Saat Warga Malaysia Jagokan Indonesia
"Saya menjagokan Indonesia," kata Azrin, warga negara Malaysia.
Sabtu, 25 Desember 2010, 19:57 WIB
Ismoko Widjaya, Marco Tampubolon

VIVAnews - Dukungan bagi tim kesebelasan nasional Indonesia rupanya tidak hanya datang dari warga Indonesia, namun juga datang dari Malaysia.

Adalah Azrin (25) warga negara Malaysia. Dia bukan sekedar mendukung tim 'Merah Putih', tapi malah justru menjajakan souvenir khas Indonesia.

Azrin adalah pemilik tenda kios yang berukuran sekitar 3x4 meter di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Saat ditemui VIVAnews.com Sabtu 25 Desember 2010, Azrin sedang asyik menjajakan dagangannya kepada seorang warga Indonesia asal Jambi.

Azrin tidak hanya menjual kaus yang serupa timnas Indonesia, tapi juga syal, topi, rambut palsu berwarna merah putih, bendera Indonesia dari berbagai ukuran, dan lain-lain.

Untuk kaus timnas Indonesia dilego seharga RM50 atau sekitar Rp150 ribu. Untuk harga syal sekitar RM15 atau Rp45 ribu. Bila melongok ke dalam kiosnya, Azrin sangat Indonesia. Tidak ada pernik timnas Malaysia yang dijual di kiosnya.

Tidak hanya souvenir, Azrin juga menyediakan jasa rias wajah alias make up. "Untuk make up setengah wajah harganya RM5, untuk satu wajah penuh RM10," ujar Azrin kepada VIVAnews.com.

Untuk penjualan hari ini, Azrin tidak meraup untung banyak. "Hanya sekitar RM200 saja. Saya berharap penjualan besok bisa meningkat karena ada pertandingan," kata pria lajang ini.

Sepinya dagangan juga dikarenakan penjualan tiket untuk suporter Indonesia tidak dilakukan di stadion. Tapi di Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur. "Jadi, hari ini saya akan bermalam di sini (stadion)," ungkapnya.

Azrin tidak hanya menjual souvenir Indonesia. Tapi dia malah mendukung penuh Firman Utina dan kawan-kawan bisa menang dalam laga pertama final Piala AFF besok.

"Saya menjagokan Indonesia. Saya pikir besok Indonesia bisa menang melawan Malaysia, karena mereka (Indonesia) juga punya dua pemain asing. Kami (Malaysia) juga kalah 5-1 di pertandingan pertama. Jadi saya pikir Indonesia bisa menang," kata Azrin mendukung. (hs)

• VIVAnews

Rabu, 22 Desember 2010

stan becukai

  1. 5. Bea Cukai (khusus laki-laki)

Jurusan ini semimiliter. Tempat kuliahnya terpisah dengan jurusan yang lain. Bagi yang suka yang berbau militer, jurusan ini yang paling cocok. Mata pelajarannya standart aja kayak yang lain, tetapi tentu aja ada pelajaran yang khusus buat Bea Cukai.

Penempatan tentunya di Direktorat Jenderal Bea Cukai. Tersebar di seluruh Indonesia tercinta. Di pelabuhan-pelabuhan dan di bandara-bandara serta di daerah penghasil rokok.

  1. Kebendaharaan Negara

Jurusan ini gak jauh beda dengan akuntansi. Tapi tentunya ini lebih nyante dari jurusan akuntansi.

Pemilihan jurusan ini ada skala prioritas. Yang menentukan skala prioritas itu sendiri adalah ANDA. Kalau tahun 2009 saat pendaftaran kita disuruh untuk memilih 4 jurusan.

TIPS memilih jurusan yang saya berikan untuk Anda:

  1. Pilih jurusan yang paling Anda minati terlebih dulu.
  2. Kalau belum ada atau belum tahu jurusan yang diminati, saya beri listnya…

Rekomendasi saya:

  1. ADMINISTRASI PERPAJAKAN (karena kesempatan ke Direktorat Jendral Pajak sangat besar) (Bea cukai oke juga bagi yang cowok)
  2. PENILAI (Pajak Bumi dan Bangunan) (karena kesempatan ke Direktorat Jendral Pajak besar)
  3. AKUNTANSI PEMERINTAHAN

Intinya, jurusan yang Anda pilih sebaiknya ada AKUNTANSI dan PERPAJAKANNYA, karena jurusan itu diterima paling banyak. Jadi peluang Anda untuk diterima di STAN semakin besar.

Sebenarnya yang menentukan kamu di jurusan apa adalah nilai dan pilihan jurusanmu. Kalo nilai USM STAN-mu bagus, kamu bisa mendapatkan jurusan sesuai pilihanmu. Kalo kurang bagus, kamu bisa ditempatkan di jurusan yang bahkan tidak kamu pilih.

Apapun jurusannya, anda harus sangat bersyukur bila anda bisa diterima di STAN. Kita akan mencintainya ketika kita sudah terbiasa…

Segera mendaftar ketika pendaftaran stan sudah dibuka…

nag maju

Balai Diklat Keuangan (BDK) Palembang Jl. Suka Bangun II Kec. Sukarami Palembang

Jumat, 17 Desember 2010

Piala AFF 2010 El Loco: Saya Cuma Takut Tuhan

Piala AFF 2010
El Loco: Saya Cuma Takut Tuhan
El Loco sempat disebut jadi salah satu pemain yang ditakuti Filipina.
Jum'at, 17 Desember 2010, 19:12 WIB
Suwarjono, Aries Setiawan
Christian 'El Loco' Gonzales (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Cristian Gonzales jadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis 16 Desember 2010. Gol tunggalnya di babak pertama jadi penentu kemenangan tim Merah Putih.

El Loco -julukannya- dipastikan kembali jadi andalan Indonesia di partai semifinal berikutnya pada 19 Desember lusa. Pemain Persib Bandung ini juga berjanji bakal berusaha keras untuk mencetak gol di partai tersebut.

"Saya tidak bisa janji berapa gol yang akan saya cetak besok. Yang penting menang," ujar El Loco pada wartawan selepas latihan di lapangan ABC Senayan, Jumat 17 Desember 2010.

"Tapi saya tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Perlu dibantu oleh rekan-rekan yang lain."

Di semifinal pertama lalu, Gonzales dipasangkan dengan pemain muda berdarah Belanda, Irfan Bachdim, di lini depan. Di babak kedua, gantian Gonzales dipasangkan dengan pemain veteran Bambang Pamungkas.

Dari sini terlihat kalau Gonzales merupakan sosok vital yang tak tergantikan. Nama El Loco bahkan sempat disebut jadi salah satu pemain yang ditakuti Filipina. Namun, siapa sosok pemain Filipina yang ditakuti El Loco?

"Saya hanya takut pada Tuhan," jawabnya singkat.

"Dari semua lawan yang sudah kami hadapi hanya Thailand yang paling berat. Tapi mereka tidak lolos (ke semifinal) ya," tambahnya.

• VIVAnews

Senin, 13 Desember 2010

SBY Nonton, Pemesanan Tiket VVIP Ditutup

SBY Nonton, Pemesanan Tiket VVIP Ditutup
Permintaan tiket ini luar biasa dan mencapai lebih dari 1.000.
Senin, 13 Desember 2010, 20:27 WIB
Edwan Ruriansyah, Muhammad Hasits
Presiden SBY saat mengunjungi timnas Indonesia (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews - Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di laga semifinal Piala AFF 2010 antara Filipina vs Indonesia memberikan konsekuensi tersendiri.

Rencananya, SBY memang akan menyaksikan laga semifinal 1 secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Kamis malam, 16 Desember 2010. Untuk itu, Panitia Lokal (LOC) menghentikan sementara pemesanan tiket VVIP.

"Permintaan tiket VVIP sebenarnya sangat banyak. Tapi, untuk sementara kami harus menghentikannya terkait protokoler kedatangan Presiden," kata Ketua Panitia Lokal (LOC), Joko Driyono dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan Jakarta, sore tadi.

Sejak awal, sebenarnya LOC hanya menyediakan tiket VVIP untuk 300-400 kursi. Ternyata, permintaan tiket ini luar biasa dan mencapai lebih dari 1.000.

Para pemesan ini kini masuk daftar tunggu (waiting list) akibat kedatangan Presiden SBY tadi. Maklum, SBY juga akan hadir di kursi VVIP. Jadi, pengamanan di sekitarnya sangat penting dan diusahakan steril.

• VIVAnews

Riedl Poles Tendangan Bebas Timnas

Riedl Poles Tendangan Bebas Timnas
Playmaker Ahmad Bustomi terlihat piawai mengeksekusi free kick.
Senin, 13 Desember 2010, 20:01 WIB
Edwan Ruriansyah, Muhammad Hasits
Alfred Riedl memimpin latihan jelang semifinal Piala AFF 2010 (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews - Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl mulai mengantisipasi segala kemungkinan menghadapi semifinal Piala AFF 2010.

Lepas dari penyisihan grup, Timnas Indonesia akan menjalani laga hidup mati di semifinal, 16 & 19 Desember 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Meski dua laga digelar di depan publik sendiri, pelatih asal Austria ini tak ingin kecolongan.

"Kami memang mulai berlatih free kick hari ini. Secara umum, pemain melakukannya dengan baik," kata Riedl seusai latihan sore di Lapangan PSSI.

Ya, Tim Merah Putih memang akan menghadapi Filipina dengan kekuatan yang masih misterius. Filipina bukan lagi lawan yang pernah ditaklukkan Indonesia 13-1 di Piala AFF 1998 (saat itu masih Piala Tiger).

The Azkals kini bukan hanya diperkuat 9 pemain keturunan. Tapi, juga menyuguhkan pertahanan ketat serta umpan-umpan panjang ala sepakbola Inggris. Maklum, pelatih Filipina, Simon McMenemy memang berasal dari Negara Pangeran Charles itu.

Untuk itu, Timnas mengantisipasinya dengan latihan tendangan bebas (free kick). Hal ini perlu dilatih untuk menghadapi kemungkinan jika laga berakhir ketat dan susah menembus kebuntuan.

Dalam latihan sore tadi, setiap pemain diharuskan melakukan tendangan bebas dua kali. Tiga kiper: Markus Horison, Fery Rotinsulu dan Kurnia Meiga bergantian menjaga gawang.

Dari pengamatan VIVAnews, tiap pemain yang gagal menjaringkan bola dihukum push up. Playmaker Ahmad Bustomi terlihat piawai mengeksekusi free kick.

Sedangkan trio penyerang, Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim dan Christian Gonzales selalu gagal. Mereka tampaknya harus banyak berlatih atau menyerahkan posisi pengeksekusi free kick kepada rekannya yang lain.

• VIVAnews

Rabu, 08 Desember 2010

Laga Timnas Indonesia Hasilkan Rp8,06 Miliar

Piala AFF 2010
Laga Timnas Indonesia Hasilkan Rp8,06 Miliar
Pendapatan tertinggi diraih saat Indonesia bertemu Thailand.
Rabu, 8 Desember 2010, 16:34 WIB
Edwan Ruriansyah, Marco Tampubolon
Para pemain Indonesia merayakan gol (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Perhelatan babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010 sudah berakhir, Selasa 7 Desember 2010. Dari tiga laga yang sudah dilalui timnas Indonesia, Panitia Lokal (LOC) meraup pemasukan sekitar Rp8,06 miliar.

Ketua LOC, Joko Driyono menyebut pendapatan tertinggi diraih saat Indonesia bertemu Thailand, kemarin. Duel ini dihadiri oleh sekitar 56 ribu penonton dengan jumlah pemasukan mencapai Rp3,9 miliar.

Dalam dua laga sebelumnya, LOC hanya meraup pemasukan sebesar Rp4,16 miliar. Rinciannya, Rp 2,03 miliar dari pertandingan Indonesia vs Malaysia dan Rp2,13 miliar dari duel Indonesia vs Laos.

"Untuk pembiayaan keseluruhan baru ketahuan besok. Mudah-mudahan pendapatan bisa menutup biaya yang sudah dikeluarkan," kata Joko saat dihubungi VIVAnews, Rabu 8 Desember 2010.

Mengenai tiket babak semifinal, Joko mengisyaratkan akan ada kenaikan. Namun, jumlahnya belum ditetapkan karena masih menunggu negara mana yang akan menjadi lawan Indonesia nanti.

"Kenaikan ini bukan untuk semata-mata mencari keuntungan, namun untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Saya pikir itu normal," kata Joko.

"Kenaikan bergantung siapa yang jadi lawan Indonesia di semifinal. Keputusan ini juga masih harus dikomunikasikan dengan berbagai pihak seperti komersial partner maupun AFF sendiri," tandas Joko.

Indonesia telah memastikan diri lolos ke babak semifinal. Pasukan Alfred Riedl sukses merebut tiga kemenangan usai mengalahkan lawan-lawannya, masing-masing Malaysia 5-1, Laos 6-0 dan Thailand 2-1.

Di babak semifinal, Indonesia akan bertemu dengan runner up grup B. Saat ini tiga tim yakni Vietnam, Filipina dan Singapura sama-sama berpeluang untuk merebut dua tempat teratas klasemen Grup B.

• VIVAnews

Minggu, 05 Desember 2010

PERSYARATAN PESERTA

1. SELEKSI NASIONAL PROGRAM PENELUSURAN BIBIT UNGGUL (PBU) DAN UJIAN TULIS PENELUSURAN BAKAT SWADANA (PBS)

SYARAT UMUM

a.
Peserta adalah
(i) siswa kelas akhir SMA/SMK/MA dalam negeri tahun 2010/2011
(ii) siswa kelas akhir SMA luar negeri tahun 2010/2011 dan
2009/2010 yang telah selesai proses adaptasi dan transisi.
b.

Nilai kognitif semua mata pelajaran pada rapor mulai semester 1 sampai dengan semester terakhir harus tuntas (di atas SKBM). Bagi siswa kelas akselerasi kriteria tersebut diberlakukan sampai dengan semester 4. Kriteria nilai rapor ini dibuktikan dengan fotokopi rapor yang telah dilegalisasi Kepala Sekolah.

c.

Peserta PBUTM, PBUBB, PBOS, dan PBS diusulkan oleh sekolah. Peserta PBUPD diusulkan oleh pihak penyandang dana.

d.

Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing

SYARAT KHUSUS

a.
Peserta PBUTM berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi yang didukung dengan data : fotocopy Kartu Keluarga (C1) yang disahkan oleh RT, RW, dan kelurahan serta keterangan penghasilan orang tua/wali yang disahkan oleh Camat bagi non karyawan atau oleh Bendaharawan Gaji Pegawai bagi karyawan institusi.

b.

Peserta PBUBB: pemenang lomba bidang studi tingkat nasional (termasuk lomba yang diselenggarahan di lingkungan UGM, khusus untuk masuk ke fakultas yang bersangkutan), atau finalis lomba bidang studi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh LIPI, Diknas, IMO, IPhO, IBO, IChO, IOI/ICO.
c.PBUTM, PBUBB, PBUPD : peserta termasuk 25% terbaik di kelasnya pada semester 5 atau 75% terbaik pada semester 4 bagi siswa kelas akselerasi.

d.

PBS dan PBOS : peserta termasuk 40% terbaik di kelasnya pada semester 5 atau 75% terbaik pada semester 4 bagi siswa kelas akselerasi.


2.

SNMPTN, sesuai dengan ketentuan Panitia Pusat SNMPTN

Pada program yang terdiri atas SNMPTN dan Seleksi Nasional PBU, UGM menerima sebanyak 60% dari daya tampung.
3.
UTUL

Pada program yang terdiri dari Ujian Tulis UGM dan Ujian Tulis PBS, UGM menerima sebanyak 40% dari total daya tampung.

  1. Ujian Tulis UGM diberlakukan bagi siswa aktif kelas akhir SMA/SMK/MA, lulusan SMA/SMK/MA dalam dan luar negeri tahun 2010 dan 2009, lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya tahun 2010 dan 2009.
  2. Ujian Tulis PBS diberlakukan bagi siswa kelas akhir SMA/SMK/MA atau yang sederajat dari dalam dan luar negeri tahun 2010/2011. Ujian ini juga diberlakukan bagi siswa lulusan SMA (High School) luar negeri tahun 2009/2010 yang sedang melakukan adaptasi pendidikan di Indonesia.
  3. Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing.